CERPEN : Cinta "Monyet" Tiga persegi PART 1

"Lu gak boleh kayak gini terus, semangat dong kawan." ujar Deni pada sahabat nya Aldi. Dengan wajah sedih dan memandang langit bak seorang yang sedang patah hati, Aldi pun berkata " semua udah aku lakuin untuk dia,cinta,pengorbanan, dan kesetian ku menantinya. Tapi apa? apa yang ia berikan pada ku? hanya tatapan sinis seolah benci dan jijik menatap wajah ku."

Reno dan Farel yang saat itu sedang asyik bernyanyi dan memainkan gitar, sejenak berhenti dan ikut dalam kesedihan itu. Reno bertanya pada Aldi "Ternyata, salah seorang dari gadis kembar itu masih ada dipikiran mu? kenapa tidak kau lupakan saja dia?".Aldi pun terdiam dan semakin terpukul (sambil termenung menatapi langit).Lalu Deni berkata, "hei Reno,tidakkah ada perasaan mu? sahabat kita sedang gundah gulana,tapi mengapa engkau patahkan semangat nya?".Sambil mengelus punggung Aldi, Farel ikut memberikan  semangat nya. "Sudahlah Aldi,jangan sedih lagi,bukan kah masih ada waktu untuk membuktikan padanya bahwa engkau sayang pada dirinya?"

"iya,tapi harus bagaimana ? bagaimana lagi caranya agar dia yakin kalau aku benar-benar sayang  pada dirinya??" Saut Aldi dengan nada tinggi seolah mengalah dengan keadaan. Keadaan malam itu semakin dingin, keempat sahabat ini pun seolah terbawa keadaan dan terdiam sesaat.Dikeheningan malam, "Oh iyaaa !!" sambil berdiri dan penuh semangat Reno mengutarakan pendapatnya, "hei..hei..hei... bukan kah sabtu depan  sekolah kita mengadakan Camping?", "lalu maksud mu apa Ren?", sahut Deni. "Bukankah itu moment yang tepat untuk menyatakan cinta?", "mungkin kau bisa mengungkapkan nya dengan puisi dimalam hari ,oh cinta...ku..." celoteh Reno sambil memperagakan gaya bak seorang puitis. "Ha..ha..ha..ide yang sangat cemerlang" sambung Farel juga sambil tertawa geli.

"Bagaimana menurut mu Aldi?" , tanya Deni kepada Aldi. Masih dalam keadaan muka yang lesu, Aldi pun menjawab, "Ya mungkin itu moment terbaikku,tapi aku mohon dukungan kalian semua". "Tentu saja sob" jawab ketiga sahabatnya serentak.

Kegiatan camping masih enam hari lagi, namun Aldi sudah merasa gelisah dan seolah tak percaya diri menghadapi hari itu,hampir setiap malam ia memikir kan Mona (gadis yang ia cintai), menuliskan puisi hingga mengukir nama Mona di atas puisinya dengan darah dari jemari telunjuk nya. Mengurung diri dikamar adalah hal yang biasa ia lakukan untuk memikirkan wajah wanita idaman nya itu. Mona adalah wanita pertama yang Aldi cintai,mungkin karena itulah perasaan cinta nya begitu dalam terhadap Mona. Sampai-sampai prestasi sekolah Aldi menurun drastis dari biasanya. Padahal Aldi termasuk anak yang pandai di kelasnya.

Hari demi hari berganti, saat yang ditunggu-tunggu pun hadir menyapa,ya tentu saja hal itu adalah camping. Pukul 8 pagi,semua terlihat sudah berkumpul didepan sekolah saat Aldi datang. "Gimana Al, sudah siap untuk menyatakan cinta mu malam ini?" seru Deni sambil tersenyum. Aldi pun hanya menjawab dengan senyuman meski hatinya sedang bergemuruh."Ayoo anak-anak, waktu nya berangkat, semuanya masuk kedalam bus ya?" terdengar suara pak guru yang sedang mengawasi para siswa saat akan berangkat."Ayo Al kita naik ke bus,udah mau berangkat tuh." seru Deni mengajak Aldi berangkat.Mereka pun berlari dan masuk kedalam bus dengan perasaan bahagia.

Di dalam bus, Mona duduk berdua dengan saudara kembar nya "Moni". Sedangkan Aldi duduk bersama ketiga sahabatnya nya di kursi paling belakang bus. Aldi terus memandangi Mona dari kejauhan, Mona yang merupakan adik kelas nya ini, bagaikan bidadari di mata Aldi,senyumnya, wajahnya, bak wanita yang paling sempurna di muka bumi.
Dalam perjalanan, keempat orang sahabat ini bernyanyi bersama diiringi suara gitar yang di mainkan oleh Farel.Mereka berempat memang hobi bermusik sejak kelas 1 smp, bahkan sampai sekarang (kelas dua smp) band yang mereka bentuk masih tetap solid.

Kembali ke cerita. Tempat yang dituju pun semakin dekat, para siswa smp ini sudah tidak sabar untuk turun dari bus dan mendirikan tenda-tenda mereka. Aldi pun terlihat semakin tegang karna hari ini ia akan menyatakan cinta nya yang begitu tulus terhadap Mona.Cinta pertama memang membuat sebagian orang merasa bingung akan cinta nya. Tidak tau harus berkata apa dan bertingkah seperti apa, itu lah yang dirasakan Aldi saat itu.

Akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan. Saat itu mereka berhenti terlebih dahulu di depan sebuah Mesjid sambil melaksanakan ibadah dan menunggu bus lainnya tiba. Semua siswa dan guru kelihatan letih akan perjalanan yang dilalui . Jarak tempat mereka akan mendirikan tenda tidak begitu jauh dari Mesjid,hanya berjalan sekitar 200 meter kesana. Setelah bus lainnya sudah sampai dan semua sudah selesai beribadah, mereka pun melanjutkan perjalanan. Namun kali ini mereka harus berjalan kaki karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk bus masuk kedalam. Sambil bernyanyi "disini senang,disana senang,dimana-mana hatiku senang..." mereka berjalan dengan wajah yang ceria.

Setelah sekitar lima belas menit berjalan, sampai lah mereka di tempat yang mereka nanti-nanti. "Ayoo anak-anak, pasang tenda kalian ya,sebelum hujan nantinya." kata pak guru sambil membuka tas camping nya.Semuanya bergegas untuk memasang tenda masing-masing.

Malam hari pun tiba, Aldi terlihat semakin gelisah karena saat-saat ia akan menyatakan cinta tinggal dalam hitungan detik. Tak lama kemudian Mona dan Moni saudara kembarnya, berjalan di depan pandangan Aldi. Dengan tatapan penuh cinta Aldi tiada henti memusatkan pandangan nya ke Mona. Tanpa berpikir panjang Aldi pun memanggil Mona. "Mona..." sapa Aldi, Mona memalingkan wajah nya ke arah Aldi sambil berkata dengan senyuman yang indah "iiya..kak..kenapa?" .  " Ehm, boleh gak kalau kita ngobrol berdua?, ada yang ingin kaka' omongin nih" tanya Aldi sambil tersipu malu. "cie ciee...yaudah deh, daripada aku ganggu,mending aku kebelakang aja ya,heheh" saut Moni sambil menggoda saudara kembar nya itu. Mona sambil tersenyum dan menjawab "mau ngomongin soal apa kak?". "tapi ngomong nya jangan disini,ikut kaka' yuk" Aldi pun mengajak Mona pergi ke suatu tempat dimana mereka bisa bicara berdua .

Sambil duduk di sebelah Mona, Aldi seperti orang kebingungan,kaki nya gemetaran seolah kehilangan keberanian untuk menyatakan cinta nya. "kak... koq diam? katanya tadi mau ngomong sesuatu?" tanya Mona. "Oh iya, kaka' sebenar nya mau ngomong...." jawab Aldi terbata-bata. "Ih..koq ngomong nya putus-putus gitu sih kak?? mau ngomong apa?" tanya Mona lagi. Sambil memegang tangan Mona, Aldi pun memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan yang sebenar nya, "Mona, kaka' sayang sama Mona,apaun akan kaka' lakukan untuk dapatkan cinta Mona,Mona mau kan jadi pacar kaka'?" . Mona terdiam sejenak dan tampak seperti kebingungan. " Mona,koq diam?? jawab dong!"

Sambil melepaskan tangan nya dari genggaman Aldi dan memalingkan wajah nya dari pandangan Aldi, MOna menjawab, "ma..af ..kak, Mona gak bisa" ."iya, tapi..tapi ,,kenapa Mona? kasih kaka' alasan yang jelas dong!" tanya Aldi dengan nada lebih tinggi. secara terbata-bata Mona menjawab "Mona udah punya pacar kak". "apa? udah punya pacar? sejak kapan,bukan kah kemarin Mona bilang Mona belum ada yang memiliki?" Tanya Aldi sambil memegang pundak Mona. "iya kak,Mona baru jadian sore tadi dengan dia". "Dengan siapa Mona???" muka Aldi tampak sedih mendengar pernyataan itu. Mona pun menjawab dengan raut muka seperti ketakutan "Maaf kak,Mona udah pacaran dengan kak Deni. Tadi Sore dia nyatakan cinta nya ke Mona". "Apa? Deni??" ,Aldi terdiam dan merasakan sakit hati yang mendalam,bagaimana tidak, ternyata sahabat yang selama ini memberikan nya semangat dan dukungan untuk menyatakan cinta nya kepada Mona,malah menusuk nya dari belakang. Begitu perih persaan Aldi saat itu,penantian nya sia-sia bagaikan pungguk merindukan bulan ditambah lagi sahabat yang mengkhianati nya.

Sesaat setelah itu, Mona pun pergi meninggalkan Aldi yang masih larut dalam kesedihan. Duduk diam meratapi nasib dan perihnya perjalanan cinta yang ia lalui.

Menit demi menit pun berganti ,keesokan harinya Aldi mencoba menanyakan pada Deni akan kebenaran cerita Mona tadi malam. Aldi mencari-cari dimana Deni berada pagi itu. setelah mengelilingi lingkungan camp, Aldi melihat Deni  sedang duduk santai di bawah sebuah pepohonan bersama Reno dan Farel. Aldi pun menyapa Deni ," Hei Den,ada yang mau aku tanya sama kamu" "ada apa Al?tanya aja langsung!" jawab Deni. "Apa benar kau telah jadian dengan Mona?" . Deni pun terdiam dan menjawab terbata-bata "ehm,jadian? ah, berita darimana itu Al??". "Mona yang bilang sama aku tadi malam,sungguh tega kamu Den.Selama ini aku pikir kamu itu sahabat aku, tapi nyatanya ini yang kau lakukan dibelakang ku." Aldi berkata dengan air mata yang terlihat masih berlinang. "Sorry Al, aku memang udah lama  suka sama Mona. Aku tau kau cinta sama dia,tapi kau terlalu lama untuk menyatakan cinta mu Al, lalu jika aku mencintainya juga apakah tidak boleh??.Kita semua punya hak yang sama kan dalam mencintai dan dicintai??" kata Deni tanpa memikirkan perasaan sahabat nya itu. "Sudahlah Al,Mona sudah memilih Deni,jangan kau pikirkan lagi hal ini,bukan kah masih banyak wanita lain yang lebih pantas untuk mu?" sahut Farel yang secara tidak sengaja mendengar percakapan mereka. Dari tingkah lakunya, sepertinya Farel dan reno juga sudah mengetahui bahwa Deni berpacaran dengan Mona. Semakin bertambah rasa luka di hati Aldi,karena semua sahabat nya hanya bisa menyudutkan dirinya. "Tega kalian semua, seperti ini ternyata permainan kalian,oke sampai disini aja persahabatan kita",Aldi pun pergi meninggalkan ketiga sahabat nya itu. "Al...Aldi...." Sahut Reno memanggil Aldi. Bersambung......




Ghandi Mohammad

Ghandy November

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan, segala kritikan dan saran akan saya terima dengan senang hati asalkan terhindar dari kata-kata yang mengandung unsur porno, sara, dan kata-kata yang tidak menyenangkan.

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Instagram